Elektabilitas Ati-Sokhidin Diprediksi Paling Tinggi

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati - Sokhidin diprediksi mengungguli tingkat keterpilihan (elektabilitas) di perhelatan Pilkada Cilegon....
Abdul Hakim
Abdul Hakim

Pemerhati Sosial Politik, Abdul Hakim MA, alumni Australian National University Canberra, Senin (2/11/2020) menuturkan, prediksi itu didasari oleh beberapa hal.

Pertama ketokohan, kedua didukung mayoritas partai pemilik kursi di DPRD Cilegon, ketiga berpengalaman.

Diketahui, Pasangan Ati- Sokhidin dengan jargon PAS didukung 4 parpol yakni Golkar (10 kursi), Gerindra (6 kursi) Nasdem (4 kursi) dan PKB (1 kursi). Total 21 kursi DPRD Cilegon dari 40 kursi.

“Kita tahu bahwa Ratu Ati adalah mantan Kepala Bappeda dan Plt Sekda yang memulai karir dari bawah sebagai guru desa. Predikat sebagai pemimpin berpengalaman melekat pada dirinya,” kata Pembina Lembaga Kita Indonesia itu.

Sementara Sokhidin yang mantan Wakil Ketua DPRD Cilegon dan memulai karir sebagai anggota Polri, melekat pada dirinya ketegasan.

“Perpaduan dua sosok ini mewakili eksekutif dan legislatif, sehingga dinilai akan mampu memimpin Kota Cilegon dengan baik,” jelas pria yang akrab disapa Bang Hakim itu.

Faktor selanjutnya yang tak kalah penting adalah dukungan mayoritas partai politik pemilik kursi di DPRD. Menurut Bang Hakim, dukungan dari partai dan legislatif itu penting, agar laju pemerintahan tidak pincang.

“Di negara demokrasi laju pemerintahan itu akan tidak pincang karena keterlibatan eksekutif, legislatif dan tentunya yudikatif. Nah pasangan Ratu Ati- Sokhidin ini mencerminkan hal itu,” kata dia lagi.

Faktor ketiga adalah berpengalaman. Pengalaman keduanya (Ati-Sokhidin, red) adalah modal terpenting untuk menjadi pemimpin.

“Ketika keduanya duduk sebagai walilkota dan wakil walikota, mereka sudah punya guidance. Arah kompas kepemimpinan mereka sudah jelas, tidak meraba-raba,” kata dia.

Solusi Dimasa Pandemi

Ketokohan, mendapat mayoritas dukungan dan pengalaman, lanjutnya, ibarat trimurti kunci kesuksesan. Tiga keunggulan itu hampir tidak dimiliki oleh calon lainnya di Cilegon.

Dimasa pandemi seperti ini, masyarakat membutuhkan kepemimpinan yang dapat mengelola harapan publik di tengah situasi yang semakin terpuruk akibat dampak tak terduga baik secara ekonomi maupun sosial dari covid 19.

Situasi psikologi dengan kompleksitas yang mengendap di tengah masyarakat tersebut hanya akan bisa disegarkan oleh pemimpin yang memiliki kemampuan sekaligus pengalaman.

“Hal itu adalah mutlak,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: