Ditanya Soal Banjir, Walikota Cilegon Tak Menanggapi

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Camat Jombang, AH Junaedi angkat bicara terkait banjir yang terjadi di wilayahnya pada pekan lalu....

Dimana diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon pada Jumat, 21 Mei 2021 lalu, menyebabkan banjir di Rt 03/Rw 08 Lingkungan Baru, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang.

Camat Jombang, AH Junaedi mengatakan, usulan terkait penanganan masalah banjir di wilayahnya tersebut telah diajukan hingga ke Musrembang tingkat kota (Musrembangkot) dan masih menunggu realisasi di tahun 2022.

“Sudah diusulkan di Musrenbangkot. Persoalan nanti direalisasi atau tidak nanti ketahuannya di 2022. Bukan cuma Lingkungan Baru aja tapi seluruh wilayah di Kecamatan Jombang, kaya masigit,” kata Camat Kecamatan Jombang, AH Junaedi saat ditemui di Kantornya, Senin (24/5/2021).

Namun demikian, Junaedi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan waktu realisasi penanganan banjir di Lingkungan Baru tersebut.

“Yang (tahu) itu kan Kepala OPD, pejabat eselon II. Saya hanya mengusulkan, nanti yang mengerjakannya bisa Dinas PU bisa juga Pokmas,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian yang ditemui disela kegiatannya, nampak enggan membahas terkait penanganan banjir di Cilegon.

Ketika ditanya terkait banjir di Cilegon, Helldy tak mau menanggapi hal itu dan berlalu pergi, Senin (24/5/2021).

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR), Muhammad Ridwan mengungkapkan, terkait informasi banjir di Lingkungan Baru RT 03/08 pihaknya akan meninjau langsung ke lokasi.

“Coba nanti kalau gitu dilihat ke lokasi ya. Kita survey perbaikannya sebelah mana yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Selain itu, Ridwan menjelaskan ada 53 titik banjir se-Kota Cilegon yang sudah teranalisa oleh Dinas PUTR. Oleh karena itu, ia mengaku telah menyiapkan program pemeliharaan dan peningkatan saluran air dan sungai yang akan terealisasi bulan depan.

“Mudah-mudahan bulan Juli 2021 sudah jalan. Ada saluran drainase yang akan kita perbaiki untuk seluruh wilayah di Kota Cilegon,” tuturnya.

Ketua Rt 03/Rw 08, Lingkungan Baru, Otong Sukmalana mengatakan, warga mengeluhkan banjir yang sudah berlangsung puluhan tahun tersebut.

Meski genangan air yang membanjiri rumah warga di Lingkungan Baru tersebut hanya berlangsung beberapa jam saja, namun hal tersebut sering terjadi saat hujan turun dengan curah tinggi.

“Hujan sedikit aja, cuma setengah jam juga udah banjir. Kita sudah sering mengajukan setiap Musrembang, tapi sampai sekarang belum pernah ada realisasi untuk penanganannya,” katanya.

Otong mengaku, pohaknya telah mengajukan penanganan bencana musiman itu beberapa tahun terakhir pada setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan. Ia menjelaskan, banjir di wilayahnya tersebut diakibatkan penyempitan saluran air.

“Jadi kami minta pemerintah untuk segera menangani banjir di lingkungan kami ini,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: