Dirjen Kependudukan Puji Pemkot Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon sosialisasikan kebijakan administrasi kependudukan di Hotel Grand Mangku putera Cilegon, Kamis (5/3/2020)....
Sosialisasi Kependudukan
SOSIALISASI Walikota, Wakil Walikota dan Sekda Kota Cilegon berfoto bersama disela-sela Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan/beritakarya.co.id

Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan tersebut dirangkai dengan Lounching Pelayanan Dokumen Kependudukan di 8 Kecamatan se-Kota Cilegon, serta perjanjian kerjasama antar Disdukcapil Cilegon dengan Kementerian Agama (Kemenag), BPJS dan Dinas Pendidikan (Dindik) terkait pelayanan administrasi dan dokumen kependudukan yang terintegritas.

Dalam sosialisasi tersebut hadir Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh, Walikota Cilegon, Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Sekda Cilegon, Sari Suryati, serta pejabat dari instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Cilegon.

Sosialisasi serta lounching pelayanan dokumen dan perjanjian kerjasama dengan instansi yang dilakukan oleh Disdukcapil Kota Cilegon, mendapat apresiasi baik dari Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. Ia mengatakan, pelayanan pembuatan dokumen kependudukan yang dapat langsung dicetak di kecamatan, tidak banyak dimiliki setiap daerah di Indonesia.

“Seperti di Cilegon, alatnya dipenuhi sampai di kecamatan, layanan administrasi kependudukan akan cepat selesai. Masalahnya di Indonesia itu, rata-rata di kecamatan tidak ada alat untuk nyetak,” kata Zudan.

Hampir semua kecamatan di Indonesia, kata Zudan, hanya memiliki alat untuk perekam data dalam pembuatan KTP-el, kartu keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Hari ini saya senang sekali, pak walikota sudah meresmikan pelayanan sampai di kecamatan. Sehingga masyarakat langsung bisa mengurus pelayanan disana. Belum banyak, dari 300 itu mungkin baru 30 persen yang baru sampai ke kecamatan,” tuturnya.

Zudan juga mengatakan, Pemkot Cilegon bisa menjadi contoh atau rujukan bagi pemerintah kabupaten/kota di Indonesia, dalam penyediaan dan pelayanan pembuatan administrasi kependudukan sampai dengan tingkat kecamatan.

“Cilegon bisa menjadi contoh daerah lain yang mau melihat layanannya bagus sampai tingkat kecamatan, datang saja kesini. Karena ini butuh kerjasama dengan berbagai instansi, dengan berbagai SKPD (OPD), karena jaringan dari kominfo harus ditarik kesana,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, kebijakan administrasi yang diterapkan Pemkot Cilegon tersebut, agar masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan.

“Nanti ditindaklanjutilah dalam rangka pelayanan kita terhadap masyarakat, supaya seneng semua, supaya cepat. Semua gratis kok,” katanya.

Terwujudnya kemudahan pelayanan administrasi kependudukan tersebut, kata Edi, merupakan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk industri di Kota Cilegon.

“Kerjasama sama Krakatau (PT Krakatau Steel) yang punya alat informasi yang bagus. Dengan adanya industri kita itu harus lebih mudah segala-galanya,” ujarnya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: