Dindik Kembangkan Literasi Melalui Peningkatan Pengelolaan Mutu TBM di Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon terus berupaya menumbuhkembangkan budaya literasi di masyarakat....

Salah satunya melalui kegiatan Seminar Manajemen Peningkatan Pengelolaan Mutu Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Kota Cilegon yang dilaksanakan disalah satu hotel di Cilegon, Senin (5/4/2021).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Ahmad Najid mengatakan, seminar yang dihadiri oleh puluhan pengelola TBM dan melibatkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Cilegon tersebut, bertujuan untuk mengembangkan budaya membaca pada masyarakat.

Karena menurut Najid, keberadaan TBM sangat memberikan manfaat dan dampak positif bagi tumbuh kembangnya literasi.

Untuk itu, Najid berharap, para pengelola TBM di Cilegon dapat terus termotivasi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya literasi dan terus meningkatkan mutu literasi agar dapat diakses oleh seluruh elemen masyarakat.

“Membaca adalah jendelanya ilmu dan dunia. Dengan membaca, seseorang akan berwawasan luas, pintar, dan mempunyai kemampuan. Karena banyak yang dihasilkan dari sebuah kegiatan membaca,” ujar Najid kepada wartawan.

Najid menuturkan, di era teknologi yang semakin berkembang, budaya membaca khususnya kalangan pelajar semakin kehilangan minat baca, lantaran kecenderungan anak terhadap gadget kurang terkontrol.

“Untuk mengantisipasi kecenderungan anak-anak terhadap teknologi, Dinas Pendidikan telah menyiapkan program ‘Parenting’ untuk orang tua sebagai upaya dalam mengawasi penggunaan gadget,” tuturnya.

Selain itu, Najid juga mengatakan, melalui program Kemendikbud, Dindik Cilegon tengah mengembangkan sebuah inovasi dengan menyajikan bacaan secara digital. Namun demikian, bacaan manual melalui buku tetap disuguhkan kepada masyarakat.

“Kita juga punya Forum TBM yang selalu memberikan buku-buku yang bisa dibaca di sini (handphone, red), produk dari kementerian dan kita biasa bagikan lewat WhatsApp dan lainnya” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua TBM Nurani Warga Taman Cilegon Untuk Literasi (Nawacita), Irfan Ali Hakim mengapresiasi langkah Dindik Cilegon dalam mengembangkan budaya literasi melalui seminar tersebut.

“TBM ini kan merupakan pendidikan non formal. Tadi juga kita diberikan materi tentang manajemen pengelolaan TBM dan saya kira cukup bagus dan selama ini pun teman-teman TBM cukup antusias dengan kegiatan-kegiatan seperti ini,” ucapnya.

Dengan diselenggarakannya acara tersebut, Irfan berharap keberlangsungan TBM sebagai pendidikan non formal untuk seluruh golongan dan jenjang di masyarakat, dapat lebih diperhatikan oleh pemerintah.

“Yang belum ketemu formulasinya itu adalah bagaimana TBM menjadi bagian dari inovator sosial. Jadi bagaimana TBM dapat membangkitkan inovasi-inovasi baru di lingkungannya,” tandasnya.

Penulis : Maulana Abdul Haq
Editor : Zainal Mutakin

Categories
Pendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: