Dindik Cilegon Perpanjang Belajar Siswa Melalui Daring

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pembelajaran tatap muka (PTM) semester genap tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 diserahkan kepada pemerintah daerah....

Kebijakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 yang telah diumumkan 20 November 2020 lalu.

Untuk di Cilegon, pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Cilegon memutuskan untuk memperpanjang belajar secara online (Daring) atau pendidikan jarak jauh.

Kepala Dindik Cilegon, Ismatullah mengatakan, pihaknya telah memutuskan hal tersebut dan memberitahukannya kepada kepala sekolah mulai tingkat PAUD, SD dan SMP.

“Kordinasi itu kita sudah lakukan dengan zoom meeting kepada mereka dengan berbagai ketentuan yang harus dipenuhi dalam rangka mempersiapkan tatap muka,” kata Ismat kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (4/1/2021).

Keputusan itu, ungkap Ismat, lantaran saat ini hampir seluruh aktifitas masyarakat sudah tampak seperti normal meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Dimana acara seperti pernikahan, serta tempat wisata, dan mall mulai banyak dikunjungi masyarakat, ditambah dengan libur panjang pada perayaan Natal dan tahun baru.

“Iya, dengan demikian tatap muka tidak diberlakukan (ditunda, red), kita sedang memantau dulu kondisi dan situasi yang ada di lapangan pasca liburan,” ujarnya.

Selain itu, Ismat juga menjelaskan, keputusan tersebut berdasarkan analisis dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta Perkumpulan Dokter Paru Indonesia Provinsi Banten.

Karena ada kemungkinan meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Banten khususnya di Cilegon yang merupakan daerah transit baik wisatawan maupun pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera.

“Ini kan dampaknya ternyata sangat luar biasa, sehingga peningkatan Covid-19 ini diprediksi akan banyak meningkat pada saat masuk sekolah,” tuturnya.

Belajar Tatap Muka Diperbolehkan Dengan Syarat

Namun demikian, lanjut Ismat, pihaknya juga tengah mempersiapkan dan memperbolehkan sekolah untuk melakukan belajar tatap muka dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Seperti sekolah bisa mempersiapkan fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, serta berkordinasi dengan komite sekolah.

“Kita juga mensinergikan dengan para pengawas dan penilik PAUD, TK, SD dan SMP untuk mempersiapkan verifikasinya di lapangan. Namun, semua persiapan itu tentunya apabila situasi Covid-19 di Cilegon tidak sebanyak hari ini,” pungkasnya.

Zainal Mutakin

Categories
CilegonPendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: