Diangkut Mobil Box, Polisi Gagalkan 1.572 Botol Miras Siap Edar

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Polres Cilegon berhasil menggagalkan sebanyak 1.572 botol minuman keras (miras) yang siap di edarkan di Kota Cilegon....

Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan, ribuan botol miras dengan berbagai merk yang akan diedarkan ke beberapa toko kelontongan dan jamu itu berhasil digagalkan atas informasi dari masyarakat terkait adanya sebuah mobil box dengan Nomor Polisi (Nopol) B 9609 BCI yang diduga mengangkut miras.

Kemudian, jelas Kapolres, tim mengikuti dan mencari keberadaan mobil tersebut yang diketahui berada di Jalan Taman Kota Cilegon, Lingkungan Pegantungan, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang dan langsung diamankan petugas pada 16 April 2021 lalu.

“Setelah diperiksa muatannya ternyata benar ada 104 dus yang kalau dihitung per botolnya ada 1.572 botol yang akan didistribusikan ke toko kelontong dan toko-toko jamu yang ada di Kota Cilegon,” ungkap AKBP Sigit Haryono saat konferensi Pers, Senin (19/4/2021).

Kapolres menuturkan, pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sopir terkait izin peredaran miras tersebut. Namun, sopir yang membawa mobil box itu tak dapat menunjukkan dokumen untuk melakukan pendistribusian atau penjualan di Kota Cilegon.

“Yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan sama sekali akhirnya kendaraan beserta botol dan isinya dibawa ke polres Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan dan akan dilakukan pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, peredaran miras di Kota Cilegon telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2001 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Perjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.

“Sehingga untuk pasal yang dipersangkakan kepada yang membawa saat itu yaitu pasal 21 juncto pasal 6 Perda Kota Cilegon Nomor 5 tahun 2001 dengan ancaman hukumannya selama 3 bulan dan denda sebanyak-banyaknya Rp5 juta,” ujarnya.

Namun demikian, menurut Kapolres, pelanggaran tersebut masuk dalam kategori tindak pidana ringan (Tipiring), sehingga mekanisme penyelesaiannya menunggu putusan sidang terlebih dahulu.

“Gak lama biasanya 7 hari sudah ada putusannya. Nanti kalau sudah ada putusan kita musnahkan,” ucapnya.

Dengan adanya peredaran miras tersebut, terlebih saat bulan suci Ramadhan, AKBP Sigit berharap sinegitas antara masyarakat dan
Kepolisian dalam menangani tindak kejahatan terus ditingkatkan.

“Kami Polres Cilegon dalam rangka berupaya mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif menjalankan apa yang diperintahkan pak Kapolri dan pak Kapolda dengan program Presisi dan program Pendekar Banten, tentunya harapan kami adanya kesinambungan koordinasi antara masyarakat dan kepolisian sehingga apa yang terjadi baik itu pelanggaran atau pidana bisa kami tangani dengan baik,” pungkasnya.

Penulis: Maulana Abdul Haq
Editor: Zainal Mutakin

Categories
Hukum & Kriminal

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: