Di Depan Komisi IX DPR RI, Helldy Agustian Klaim PAD Naik Berkat Adanya Investasi di Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Walikota dan Sekda Cilegon menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI mengenai dampak investasi terhadap PAD dan pekerja atas penempatan Tenaga Kerja Asing (TKA),...

Walikota Cilegon, Helldy Agustian dalam rapat tersebut menjelaskan, investasi di Cilegon senantiasa tumbuh dari tahun ke tahun. Ia mengungkapkan tingkat growth rate rata-rata mencapai 8,44 persen per tahun untuk penanaman modal asing dan 8,74 persen per tahun untuk pemodal dalam negeri.

Perihal PAD, Helldy mengatakan bahwa investasi terhadap PAD dapat dibagi menjadi du jenis.

“Yang pertama adalah dampak langsung terhadap PAD dan yang selanjutnya dampak tidak langsung terhadap PAD,” ujarnya.

Dampak langsung investasi terhadap PAD adalah meningkatnya PAD, sementara dampak tidak adalah meningkatnya PAD dari sektor pajak-pajak lainnya yang menunjang, seperti pajak penerangan jalan, pajak restoran serta pajak-pajak dan retribusi lainnya.

Helldy menyampaikan data potensi tenaga kerja asing yang bisa diambil retribusinya.

“Sampai dengan tanggal 28 Maret kemarin, dapat  diuraikan sebanyak 145 TKA bekerja di Kota Cilegon yang berpotensi melakukan perpanjangan durasi kerja selama 12 bulan, ini yang berpotensi untuk diambil retribusi, akan tetapi sehubungan dengan belum rampungnya Perda pengganti retribusi izin menggunakan tenaga kerja asing, maka potensi pendapatan asli daerah untuk 145 orang dikalikan USD per tahun atau senilai kurang lebih 2,48 miliar rupiah belum dapat dilakukan pemungutan oleh pemerintah daerah,” tuturnya.

“Lalu sebanyak 38 TKA bekerja di Kota Cilegon yang hanya berdurasi kerja kurang dari atau sama dengan 6 bulan, hal ini tidak berpotensi untuk diambil retribusi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Helldy menjelaskan, Pemkot Cilegon tidak bisa merealisasikan penerimaan retribusi izin karena berganti nomenklatur.

“Pada kesempatan ini kami sampaikan juga bahwa kami sejak tahun lalu belum bisa merealisasikan penerimaan retribusi izin menggunakan tenaga kerja asing yang saat ini telah berganti nomenklatur menjadi dana kompensasi penggunaan tenaga kerja asing,” tegasnya.

Menurut Helldy, nomenklatur baru tersebut menjadi kendala karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengurusnya.

Selain Kota Cilegon, pada kesempatan tersebut juga turut mengundang Kabupaten Morowali dan Kabupaten Mimika.

Erling Cristin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: