Dapat Kuota Vaksin Untuk ODK, Wagub Andika Siap Kawal Pelaksanaan

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG – Pemprov Banten bersama 5 provinsi lainnya di Jawa dan Bali akan mendapatkan kuota vaksin Covid-19 khusus untuk Orang Dengan Kedisabilitasan (ODK)....

Vaksin dengan merek Sinopharm tersebut didapatkan Pemerintah Pusat melalui hibah yang diberikan Raja Uni Emirat Arab kepada Presiden Joko Widodo.

Vaksin khusus ODK tersebut dialokasikan untuk 6 provinsi di Jawa dan Bali sebanyak 450.000 dosis.

Bantuan vaksin khusus untuk kaum disabilitas itu disampaikan dalam rapat virtual Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy bersama Staf Ahli Presiden Angki Yudistia dan perwakilan Kementerian Sosial yang juga dihadiri Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banten Nurhana, Jumat (30/7/2021).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten kami menyambut baik pemberian kuota ini dan sangat berterima kasih. Kami juga tentunya siap mengamankan pelaksanaannya nanti,” kata Wagub Andika usai rapat virtual.

Andika menuturkan, vaksinasi Covid-19 khusus untuk ODK itu merupakan bentuk dari pemenuhan hak dan perlindungan bagi penyandang disabilitas yang memiliki hak konstitusional dan kedudukan hukum yang sama sebagai warga negara, yang merupakan bagian dari implementasi Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Hal ini sejalan dengan telah dimilikinya Peraturan Daerah tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas yaitu Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 14 Tahun 2019 sebagai sumber hukum formal bagi Pemerintah Provinsi Banten dalam penyelenggaraan program perlindungan penyandang disabilitas,” tuturnya.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak sama kepada penyandang disabilitas seperti dalam aspek kesehatan, ekonomi, sosial dan lainnya.

Karena itu, lanjut Wagub Banten, Pemprov Banten mengajak seluruh pengurus, pengelola, pengasuh atau pendamping di Balai Besar atau Loka Disabilitas dan LKS Disabilitas untuk bahu membahu membantu memberikan dukungan akses fisik dan asistensi yang diperlukan kaum disabilitas di masa pandemi COVID-19.

“Penyandang disabilitas juga dapat dilayani di seluruh fasilitas kesehatan atau sentra vaksinasi manapun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP, sesuai SE (Surat Edaran) Menkes (Menteri Kesehatan) tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, Serta Pendidik, dan Tenaga Pendidikan,” ujar Andika.

Wagub termuda di Indonesia itu juga mengatakan bahwa pada pelaksanaannya nanti akan melibatkan kader-kader Karang Taruna dan relawan sosial lainnya terutama pada proses mobilisasi para disabilitas menuju titik vaksinasi.

“Kader Karang Taruna se-Banten bekerjasama dengan relawan sosial lain, telah siap untuk menyukseskan vaksinasi ini, terutama untuk mobilisasi para disabilitas menuju tempat mereka divaksin, karena mereka pasti akan kesulitan untuk mengakses titik-titik Fasilitas Kesehatan untuk vaksinasi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinsos Banten Nurhana yang didampingi Plt Sekretaris Dinsos Banten Budi Dharma mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 1.641 ODK untuk program vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Provinsi Banten. 

“Kami akan segera kordinasi dengan kabupaten/kota agar bisa segera melaksanakan ini, karena vaksin ini expire-nya Oktober,” kata Nurhana. (*)

Uploader: Zainal Mutakin

Categories
Banten

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: