Cetak Wirausahwan Baru, YNDI Bersama Kemenaker Gelar Pelatihan Budidaya Hidroponik

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON – Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia (YNDI) bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI adakan Pelatihan Budidaya Hidroponik yang dilaksanakan di Hotel Grand Mangku Putra (GMP) Cilegon, Minggu...
Ketua Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia
Ketua Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia, Irfan Ali Hakim Saat Memberikan Sambutan Dalam Pembukaan Pelatihan Budidaya Hidroponik

Pelatihan yang diikuti oleh 30 orang peserta yang mewakili berbagai kelompok masyarakat tersebut sebagai pembekalan penciptaan wirausaha baru melalui pemberdayaan teknologi tepat guna.

Ketua YNDI, Irfan Ali Hakim mengatakan, pelatihan yang mengusung tema ‘Hidroponik dan Solusi Ketahanan Pangan Keluarga’ itu, merupakan upaya dan terobosan pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat memunculkan inisiatif memanfaatkan lahan dan ruang yang sempit.

Apalagi ditengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, budidaya hidroponik merupakan salah satu solusi membangun ketahanan pangan dilingkup keluarga.

“Bagaimana caranya kita membuat terobosan. Program ini sangat membantu masyarakat Cilegon yang memiliki keinginan untuk menciptakan budidaya hidroponik,” katanya.

Selain membantu program pemerintah, ungkap Irfan, budidaya hidroponik juga dapat memberikan dampak ekonomi yang baik untuk masyarakat.

“Kita coba membantu program pemerintah seperti program urban farming, dan ini mulai harus diberdayakan, di sosialisasikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan di tahun depan bisa dilaksanakan pelatihan yang sama sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang sekarang,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Perwakilan Kemenaker RI, Ananda Prasetya Anugrah mengatakan, program tersebut merupakan arahan Presiden RI, Joko Widodo kepada setiap kementerian dan lembaga pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru terutama saat masa pandemi.

Dimana upaya yang dilakukan Kemenaker RI, lanjut Ananda, yakni menciptakan tenaga kerja mandiri, salah satunya melalui program pelatihan budidaya hidroponik yang dilaksanakan di Cilegon.

“Kita berharap semoga kedepannya kegiatan ini ada keberlanjutan, sehingga yang kita harapkan kedepan muncul wirausaha baru di Indonesia ini, khususnya di Kota Cilegon. Jadi kita harapkan masyarakat benar-benar mengikuti program ini, sehingga mampu untuk melakukan produktifitas kemandirian dalam bekerja,” tuturnya.

Sementara itu, Pemateri Pelatihan Budidaya Hidroponik, Fauzi Sanusi mengungkapkan, pelatihan tersebut merupakan terobosan yang sangat baik, terutama untuk melahirkan wirausahawan dan lapangan kerja baru.

Cilegon sebagai kota industri, kata Fauzi, memiliki jumlah pengangguran yang cukup tinggi, butuh melahirkan enterprenership baru yang tidak hanya berfokus pada sektor industri saja.

“Salah satu upayanya adalah dengan menggerakkan wirausaha-wirausaha baru, salah satunya dengan budidaya hidroponik ini,” ujarnya.

Zainal Mutakin

Categories
CilegonKomunitasPendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: