Cilegon Akan Buat Sumur Resapan di 43 Kelurahan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, sosialisasikan pembuatan sumur resapan di Kota Cilegon....

Hal tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap menggenangi Kota Cilegon setiap musim hujan.

Dalam sosialisasi yang diikuti oleh Camat, Lurah, beserta kelompok kerja masyarakat (Pokmas) seKota Cilegon, Pemkot Cilegon melalui Bappeda menghadirkan narasumber Boy Ambadar, yang merupakan penemu teknologi sumur resapan, yang digelar di Aula Kantor Bappeda Cilegon, Selasa (11/2/2020).

Kepala Bappeda Cilegon, Beatrie Noviana mengatakan, pada tahun anggaran 2020 melalui program Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel), Pemkot Cilegon telah mencanangkan pembuatan sumur resapan di 43 kelurahan yang ada di Kota Cilegon.

“Kita sudah mengawali di Bappeda, kita buat dua sumur resapan. Itu untuk menampung genangan air bilamana hujan atau banjir. Setelah kita coba ternyata betul, ini membantu untuk mengurangi genangan air,” kata Beatrie.

Pembuatan sumur resapan tersebut, ungkap Beatrie, sebagai upaya untuk mengurangi genangan air di permukaan. Dengan adanya sumur resapan dititik atau lokasi yang kerap tergenang air, akan membantu menangani persoalan banjir di Kota Cilegon.

“Kita akan mencoba ini di Kelurahan, untuk mengurangi resiko banjir itu dengan pola sumur resapan,” ungkapnya.

Beatrie juga mengatakan, sumur resapan ini akan dibuat di 43 kelurahan yang ada di Kota Cilegon, dimana setiap kelurahan akan membuat 11 titik sumur resapan.

“Bukan berarti hanya untuk daerah yang menyebabkan banjir, tapi kita juga untuk mengantisipasi daerah lain bila mana hujan air itu tidak tergenang. Salah satunya ini untuk mengantisipasi banjir, genangan, dan kapasitas air yang berlebih, program ini luar biasa manfaatnya,” ujar Beatrie.

Ditempat yang sama, Boy Ambadar yang merupakan penemu teknologi sumur resapan dari PT. Konota Alam Lestari mengatakan, dengan membuat sumur resapan yang memiliki kedalaman 2 metet dan lebar 1 meter dapat menampung air sebanyak 1,5 meter kubik. Sementara untuk penetapan titik atau lokasi sumur resapan akan diserahkan kepada pihak kelurahan masing-masing.

“Intinya menyiapkan ruangan dibawah tanah, agar air tidak dipermukaan, adanya dibawah tanah, sehingga tidak merugikan,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, Boy sangat mengapresiasi Pemkot Cilegon yang melibatkan masyarakat dalam melaksanakan programnya, salah satunya adalah pembuatan sumur resapan.

“Ini baru pertamakali kita uji coba, justru saya surprise dari Cilegon punya inisiatif yang sangat luar biasa, Bappeda melibatkan masyarakat, jadi ini luar biasa,” ujarnya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: