Buka Festival HBN, Andika: Banten Akan Inisiasi Regulasi Perbukuan Daerah

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Peringatan Hari Buku Nasional (HBN) 2021 ditandai dengan digelarnya Festival Hari Buku Nasional 2021 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara Nasional....

Provinsi Banten menjadi tuan rumah dalam gelaran Festival Hari Buku Nasional 2021 yang dilaksanakan di Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sindangsari, Kota Serang, mulai 26-30 Mei 2021.

Acara pameran buku Nasional yang digelar selama 5 hari ke depan itu dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Rabu (26/5/2021).

Dalam sambutannya, Andika mengaku bangga dengan dipilihnya Banten sebagai tuan rumah pertama Festival Hari Buku Nasional yang pertama kalinya diselenggarakan tersebut.

Selain berharap dapat  menjadi pilot project bagi daerah lainnya untuk menyelenggarakan Hari Buku Nasional di tahun-tahun berikutnya, Andika juga mengatakan, Banten akan menginisiasi pembuatan regulasi perbukuan di tingkat daerah.

“Insya Allah Banten akan menjadi yang pertama memiliki regulasi perbukuan daerah,” kata Andika.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Ikatan Penerbitan Indonesia (Ikapi) Arys Hilman Nugraha, Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Ristek Maman Fathurrahman, Anggota Komisi IX DPR RI Ferdiansyah, dan Duta Baca Indonesia Heri Hendrayana atau dikenal dengan Golagong.

Acara tersebut juga turut dihadiri Rektor Untirta Fatah Sulaiman, Ketua Ikapi Banten Andi Suhud, serta Mendikbud Ristek Nadiem Makarim yang memberikan sambutan secara virtual.

Diungkapkan Andika, berdasarkan PP nomor 75 tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan UU nomor 3 tahun 2017, terdapat opsi selain pembentukan Perda, pengaturan sistem perbukuan daerah dapat diatur dalam Peraturan Kepala Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Dalam PP tersebut, lanjut Andika, mengamanatkan Pemerintah Provinsi dapat menetapkan peraturan daerah atau peraturan gubernur dalam rangka akselerasi pengembangan budaya literasi di daerahnya.

“Demikian juga pemerintah daerah kabupaten/kota dapat menetapkan peraturan daerah atau peraturan bupati/walikota dalam rangka meningkatkan akselerasi pengembangan budaya literasi di daerah,” ujarnya.

Terkait opsi penerbitan perkada seperti pergub, kata Andika, hal itu mengingat penyusunan perda lebih kompleks mengingat rancangan perda harus masuk program pembentukan legislasi daerah (Prolegda) terlebih untuk dibahas bersama DPRD. 

Sementara dalam penyusunan peraturan kepala daerah, kata Andika, proses dan tahapannya lebih sederhana, yaitu OPD pemrakarsa dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyusun draft peraturan gubernur kemudian disampaikan kepada Biro Hukum untuk dibahas bersama stakeholder dan pelaku perbukuan.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berharap kegiatan pada hari ini juga dapat meningkatkan daya dukung dalam pengembangan budaya literasi di Provinsi Banten,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Ikapi Arys Hilman Nugraha memberikan apresiasi kepada Pemprov Banten, Untirta dan Ikapi Banten yang telah menginisiasi Festival Hari Buku Nasional pertama di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

“Ini semacam oase, spirit bagi insan perbukan Nasional, di mana di tengah pandemi ini penjualan buku secara Nasional turun hingga 50 persen bahkan lebih,” kata Arys.

Arys juga berharap Ikapi di daerah lain dan pemerintah daerah mencontoh spirit yang dilakukan di Banten tersebut dengan menyelenggarakan festival serupa dalam memperingati Hari Buku Nasional di tahun-tahun mendatang.

Untuk diketahui, sebanyak 6.000 judul buku dengan jumlah sekitar 120.000 eksemplar dari 150 penerbit meramaikan Festival Hari Buku Nasional tersebut.

Diketahui, Wagub Andika pada festival tersebut mendonasikan sebanyak 1.000 eksemplar buku autobigrafi karyanya yang berjudul “Yang Muda Yang Bekerja”. (*)

Uploader: Zainal Mutakin

Categories
Banten

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: