Benih Udang Lobster yang Akan Diselundupkan Jenis Mutiara dan Pasir

BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Penyelundupan puluhan ribu benih udang lobster yang berhasil digagalkan Ditpolair Polda Banten adalah jenis mutiara dan pasir. Hal itu diungkapkan Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Banten, AKBP Tri Panungko...
Petugas Ditpolair Polda Banten saat ekspose di Markas Polair/beritakarya.co.id
BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Penyelundupan puluhan ribu benih udang lobster yang berhasil digagalkan Ditpolair Polda Banten adalah jenis mutiara dan pasir. Hal itu diungkapkan Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Banten, AKBP Tri Panungko saat menggelar ekspose di Mako Ditpolair Polda Banten, Selasa (14/3/2017).
AKBP Tri Panungko mengatakan, selain berhasil mengamankan barang bukti kurang lebih 10.000 benih udang lobster, petugas juga mengamankan mobil Honda Mobilio yang digunakan pelaku untuk menyelundupan benih udang lobster dari Binuangen, Kecamatan Wanasalam, Lebak, Banten ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
“Pelaku berinisial A (38) alias Bedu ini sedang bersembunyi di rumah temannya di wilayah Pelabuhan Ratu. Pelaku tidak melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan,” ujar AKBP Tri Panungko.
Lebih lanjut Tri menjelaskan, sebelum ditangkap di Pelabuhan Ratu, pelaku sempat melarikan dari saat  penyergapan awal di Desa Binuangen, hingga terjadi aksi kejar-kejaran antara kendaraan pelaku dengan kendaraan petugas. Bahkan pelaku sempat menyenggol mobil petugas yang melakukan pengejaran.

Baca Juga: Po­lair Amankan Pu­luhan Ribu Benih Lob­ster yang Akan Dis­elundup­kan

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sambing Tri, pelaku dijerat Pasal 92 Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dengan ancaman maksimal 8 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.
“Sekarang kita masih terus melakukan pengembangan dan mengejar penadah tempat pelaku menjual benih udang lobster,” tutupnya.
Sementara itu, kepada petugas pelaku mengaku mendapatkan benih udang lobster dari nelayan di wilayah Binuangen. “Kalau untuk benih udang lobster jenis mutiara saya beli dari nelayan dengan seharga Rp35ribu per ekor, sedang untuk yang jenis pasir saya beli dengan harga Rp5.000 per ekor,” katanya.
Pelaku yang sebelumnya diketahui sebagai pengepul ikan hasil tangkapan nelayan di wilayah Binuangen tersebut juga mengaku baru kali ini menjalani bisnis jual beli benih udang lobster.
“Saya menjual benih udang lobster ini bukan langsung ke pengepulnya, tapi melalui calo. Jadi saya tidak tahu apakah benih udang lobster ini mau diekspor atau tidak,” ungkapnya.(K1)

Editor: Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: