Bendera Tauhid Hiasi Reuni 212

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA - Bendera bertuliskan kalimat tauhid (bendera tauhid, red) menghiasi aksi Reuni 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (2/12/2018). Bendera bertuliskan kalimat tauhid itu pun hadir dengan berbagai warna, tidak hanya bendera berwarna hitam dan putih.
BENDERA TAUHID/Foto Repro/NET

Diberitakan CNNIndonesia.com, tampak bendera bertuliskan kalimat tauhid itu berwarna merah, merah muda, biru, kuning, dan hijau. Bendera-bendera tersebut terdiri dari beberapa ukuran. Ada yang relatif besar, ada pula yang berukuran sedang.

Meski bendera tauhid berwarna-warni itu memang dibawa massa aksi, namun jumlah bendera tauhid yang berwarna hitam dan putih masih mendominasi.

Warganet turut memberikan komentar terkait Reuni Aksi 212 yang digelar sejak Minggu (2/12/2018) dini hari itu. Sampai pagi ini, tagar #reuniakbar212dimonas menduduki trending topic di Twitter. Sejumlah cuitan di antaranya berisi soal aksi warga yang berangkat untuk ikut dalam acara tersebut.

Selain itu ada pula warga yang memberikan informasi tentang suasana terkini di Monas. Salah satu komentar unik adalah soal ‘Make Indonesia Great Again’ dari akun @BadruDjaman. Sebelumnya kalimat ‘Make America Great Again’ dipopulerkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Saat ini, ribuan peserta sudah berkumpul di Monas untuk mengikuti Reuni Aksi 212. Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.

Sebelumnya, Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif menyebut akan mengibarkan satu juta bendera dengan kalimat tauhid pada Reuni 212 di Monas. Dia mengatakan bendera berkalimat tauhid yang dikibarkan juga berwarna-warni.

“Ayo jadi salah satu pembela kalimat tauhid, jadilah bagian peristiwa bangsa Indonesia. Kibarkan bendera satu juta bendera merah putih, dan satu juta bendera tauhid warna-warni,” kata Slamet dalam jumpa pers di Gedung DDII, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Steering Commitee Reuni Akbar Mujahid 212, Muhammad Al-Khaththath mengatakan, pengibaran bendera ini sebagai pernyataan bahwa bendera berkalimat tauhid bukan bendera ormas terlarang.

Al-Khaththath juga mengatakan pengibaran ini sebagai langkah menyindir pihak-pihak yang mengecilkan makna bendera tauhid dengan membakarnya. Pengibaran bendera tauhid warna-warni, kata dia, juga sebagai simbol kesatuan Alumni 212 di bawah komando Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

“Yang paling penting, kita fokus pada selebrasi bendera tauhid yang insyaAllah kita buat seindah mungkin untuk memberikan gambaran kepada dunia,” tutur dia.

Baca Sumber

Uploader: Iffan Gondrong

Categories
Nasional

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: