Beda Ucapan dan Tindakan, Helldy Dinilai Mancla-mencle

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Ketidakkonsistenan Walikota Cilegon, Helldy Agustian perihal larangan bagi pejabat membawa HP saat rapat mendapat sorotan publik....
Faturohmi, Daih Darmawan, Samhudi
Faturohmi, Daih Darmawan, Samhudi

Kritik tajam salah satunya dilontarkan Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Partai Gerindra, Faturohmi. Ia menyayangkan aturan yang baru beberapa hari diucapkan itu sudah dilanggar.

“Ketika pemimpin itu membuat aturan, baik secara formal maupun nonformal ya harus konsisten diterapkan, baik oleh dirinya maupun oleh perangkat dibawahnya,” kata Faturohmi yang juga Anggota Komisi II DPRD Cilegon.

Mengapa demikian, lanjut Faturhmi, karena hal itu akan dinilai oleh masyarakat dan publik yang kadung sudah tahu dengan aturan tersebut. Konsistensi seroang pemimpin yang membuat aturan tentu sangat penting.

“Ketika rapat tidak diperkenankan membawa HP, maka harus diterapkan. Kecuali aturan itu sudah diralat,” imbuhnya.

Menurutnya, konsistensi terhadap aturan yang dibuat itu sangat penting, agar kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah tetap terjaga.

Hal senada dikatakan Ketua AMPI Kota Cilegon, Daih Darmawan. Pria yang biasa disapa Dai itu awalnya merespon positif dengan aturan yang dikeluarkan Helldy Agustian perihal HP.

Namun, respon positif itu seketika sirna hanya dalam hitungan hari, karena Helldy mengangkangi sendiri aturan yang dibuatnya dan dipublis media.

Ia pun memberikan saran kepada Helldy Agustian untuk bisa menempatkan diri, sebab saat ini dia adalah pejabat publik yang tentu saja jauh jaraknya dari background Helldy yang sebelumnya.

“Rasanya perlu kita mengingatkan kepada beliau (Helldy, red). Beliau sekarang sudah menjadi kepala daerah. Seyogyanya bisa memilah mana hal-hal beliau bersikap sebagai kepala daerah dan mana yang bukan, terlepas dari backgroun beliau sebelumnya,” kata Dai.

Kedepan, ucapan beliau baik di internal birokrasi maupun di masyarakat itu akan menumbuhkan kepercayan, dan sebaliknya bisa berakibat pada mosi tidak percaya jika ucapan dan aturannya dia langgar sendiri.

“Beliau harus konsisten dengan aturan dan ucapannya. Kalau seperti ini kan kita jadi bingung. Dilarang, tapi yang melarangnya malah melakukan,” pungkasnya.

Pemimpin Jangan Mancla-mencle

Pada bagian lain, Ketua Presidium Komunitas Pemerhati Pembagunan dan Perubahan Sosial (KP3S) Banten, Samhudi menilai, pemimpin yang tidak konsisten akan nampak ke permukaan sikap dan peranganainya.

“Jangan mencla-mencle, kemarin begini ucapanya sekarang malah begitu. Gak boleh itu, karena bisa mmbuat masyarakat bingung,” kata pria yang biasa disapa Samrock itu.

Ia menambahkan, salah satu yang menjadi penilaian masyarakat terhadap pemimpinnya adalah ucapan dan konsistensinya.

“Kalau hal-hal yang dianggap sepele saja seperti rapat dinas tidak boleh bawa HP sudah tidak konsisten, bagaimana nanti menyangkut hal-hal yang lebih besar,” kata Samrock dengan nada bertanya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian belum terkonfiramsi. Saat wartawan akan mengonfirmasi, Walikota Cilegon itu tengah memimpin rapat Aula Setda Kota Cilegon.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: