Bawaslu Cilegon Laporkan Yandri Susanto ke DPR

BERITAKARYA.CO.ID - Bawaslu Cilegon mengaku telah melayangkan surat teguran kepada anggota DPR RI, Yandri Susanto akhir September 2020 lalu. ...

Surat teguran itu terkait penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, di villa kediaman calon Walikota Cilegon yang diusung PAN, Iye Iman Rohiman, di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Jumat (18/9/2020) lalu.

Saat itu, Yandri Susanto melakukan sosialisasi dan penyerahan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah. Di sela-sela acara, Iye Iman Rohiman yang pada saat itu masih berstatus bakal balon Walikota Cilegon terlihat ikut melakukan serah terima bantuan kepada perwakilan ponpes.

Ketua Bawaslu Cilegon, Siswandi mengatakan, setelah melalui berbagai kajian, pihaknya meyakini jika Ketua Komisi VIII DPR RI itu telah melakukan penyalahgunaan wewenang.

“Kami meyakini Pak Yandri melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai anggota DPR RI. Karena acara sosialisasi itu dihadiri Pak Iye yang saat itu sebagai bakal calon Walikota Cilegon,” kata Siswandi saat ditemui di Pemkot Cilegon, Jumat (2/10/2020) lalu.

Atas dasar itulah pihaknya melayangkan surat kepada DPR RI. Pihaknya merekomendasikan DPR RI untuk memberikan teguran kepada Yandri atas penyalahgunaan wewenang.

“Secara etik, itu sudah melanggar. Makanya kami surati DPR RI, ” ujarnya.

Terpisah, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto mengaku belum menerima surat yang dilayangkan Bawaslu Kota Cilegon tersebut. Kepada awak media, Yandri meyakini bahwa kegiatan yang dilakukannya di kediaman Iye Iman Rohiman itu tidak melanggar aturan.

“Sampai sekarang saya belum terima surat teguran itu, baik dari DPR RI maupun dari Bawaslu . Kesalahan saya dibagian mananya, rasanya tidak ada satu pelanggaran pun yang saya lakukan,” katanya.

Menurut Yandri, agenda yang ia lakukan sesuai kewenangannya. Terkait acara digelar di villa Iye Iman Rohiman, Yandri mengatakan itu tidak bermasalah karena Iye masih berstatus bakal calon Walikota.

“Iye kan belum calon, masih bakal calon. Maka itu, saya anggap Iye masih tokoh masyarakat Cilegon. Kalau dia sudah ada nomor urut, saya tidak berani. Saya tahu aturan karena saya yang buat UU Pilkada No 10 Tahun 2016,” tegasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: