Bawaslu Cilegon Diminta Tindak Tegas Pembuat Laporan Palsu

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Cilegon diminta untuk menindak tegas oknum pembuat laporan palsu....

Hal tersebut disampaikan salah seorang warga Ciwandan, Ismatullah yang merasa dirugikan dengan adanya laporan palsu yang melibatkan dirinya.

Dimana petugas Bawaslu Cilegon mendatangi Kantor PT Prima Candra Konstruksi yang tengah mengadakan tasyakuran hari ulang tahun (HUT) perusahaan yang dipimpin Ismatullah pada Sabtu, 5 Desember 2020 siang.

Ismatullah menjelaskan, kedatangan petugas Bawaslu ke Kantor PT Prima Candra Konstruksi di Jalan Raya Anyer KM 122, Lingkungan Gambiran, Kelurahan Gunung Sugih, Ciwandan tersebut, karena adanya laporan palsu dari oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dalam laporan palsu tersebut, lanjut Ismatullah, dirinya dilaporkan tengah mengadakan kegiatan politik bersama dengan Calon Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati.

“Kita didatangi oleh petugas Bawaslu dua orang, katanya mereka mendapat laporan ada kegiatan yang berhubungan dengan salah satu paslon. Padahal itu murni kegiatan sosial yang setiap tahun kita adakan dengan mengundang ulama dan kiyai, dan memberikan santunan untuk anak yatim,” kata Ismatullah kepada beritakarya.co.id, Sabtu (5/12/2020) malam.

Ismatullah menjelaskan, dari keterangan petugas Bawaslu Cilegon yang mendatanginya, laporan tersebut di dapat dari pelapor yang melaporkan ke Bawaslu Provinsi Banten.

Yakni dengan menunjukkan bukti foto kupon santunan yang dibuat perusahaannya, serta foto kegiatan sosialisasi Calon Walikota Cilegon, Ratu Ati bersama dirinya dan tim pemenangan Pasangan Ati-Sokhidin (PAS).

“Laporannya katanya didapat dari Bawaslu Provinsi, kemudian Bawaslu kota menindak lanjuti. Mereka menunjukkan bukti foto,” ujarnya.

“Kalau kupon itu benar perusahaan saya yang buat, tapi itu untuk acara HUT perusahaan saya sebagai bentuk rasa syukur dengan mengundang ulama dan kiyai, kasih santunan untuk anak yatim. Kalau bukti foto yang satunya, itu waktu sosialisasi kegiatan bareng Ibu Ati dan sudah dua minggu lalu kegiatannya bukan sekarang,” tutur Ismatullah.

Dengan adanya laporan palsu tersebut, ucap Ismatullah, dirinya yang memang merupakan anggota tim pemenangan PAS merasa dirugikan.

“Saya memang salah satu tim pemenangan Ibu Ati, tapi kegiatan tadi itu tidak ada hubungannya dengan calon atau politik. Jelas ini sangat merugikan saya secara pribadi, serta Ibu Ati sebagai calon,” ungkapnya.

Untuk itu, Ismatullah mendesak kepada Bawaslu Cilegon, untuk menindak oknum yang membuat laporan palsu yang akan menimbulkan kegaduhan pada Pilkada Cilegon 2020.

“Kalau betul itu adalah laporan palsu, apa tindak lanjut Bawaslu?. Harus ada tindakan, kalau tidak akan melebar. Mohon Bawaslu buka mata, tindak orang yang buat gaduh dengan laporan palsu seperti ini,” ujarnya.

“Ini laporan yang menyimpang, Bawaslu harus ada tindakan, jangan main-main terhadap hal seperti ini. Tindak tegas pelapornya, kalau di diamkan akan membuat kegaduhan, akhirnya Cilegon tidak nyaman,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Tim Koalisi Pemenangan PAS, Isro Mi’raj. Dirinya mendesak Bawaslu Cilegon segera menindak oknum tidak bertanggung jawab yang membuat laporan palsu.

“Jelas laporan itu tidak benar adanya, dari foto saja sudah jelas itu kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dua minggu lalu. Ini sangat merugikan pasangan Ibu Ati dan Pak Sokhidin. Maka dari itu, Bawaslu harus segera menindak tegas pelapor yang memberikan laporan palsu seperti ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua dan Komisioner Bawaslu Cilegon yang dihubungi melalui sambungan telepon, belum menjawab telepon wartawan.

Reporter: Zainal Mutakin
Editor: Iffan Gondrong

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: