Bantuan APBN Diserahkan Iye-Awab, Yandri Dikecam

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON – Sosialisasi Bantuan Operasional Pondok Pesantren yang diinisiasi Anggota DPR RI yang juga politisi PAN, Yandri Susanto memantik reaksi publik Cilegon....

Pasalnya, bantuan yang berasal dari Kementerian Agama RI itu diduga dipolitisasi oleh Yandri, karena menghadirkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Iye Iman Rohiman-Awab.

Diketahui, PAN adalah salah satu partai pengusung pasangan Iye-Awab dimana tempat Yandri bernaung.

Dalam undangan yang dikirim dan ditandatangani Yandi Susanto tertanggal 16 September 2020 itu, ia mengundang 27 pimpinan pondok pesantren se-Kota Cilegon pada Jumat 18 September 2020.

Parahnya, kegiatan sosialisasi bantuan Kementerian Agama untuk pondok pesantren itu digelar di kediaman Iye Iman Rohiman di Villa Gunung Karang, Lingkungan Desa Jaha, Anyer, Kabupaten Serang.

Pasangan Iye dan Awab yang hadir di acara tersebut bahkan didaulat untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pimpinan pondok pesantren.

Ketua Tim Pemenangan Ati-Sokhidin, Isro Mi’raj mengecam manuver Yandri. Ia menilai apa yang dilakukan oleh politisi PAN itu sangat kentara nuansa politisnya.

Menurutnya, terindukasi menggunakan dana APBN demi kepentingan pilkada yang calonnya diusung oleh PAN.

Isro tak habis pikir dengan manuver politisi PAN tersebut yang begitu gegabah memanfaatkan bantuan APBN untuk pondok pesantren tersebut.

“Gegabah dan ceroboh. Main-main dengan APBN. Lokasi kegiatannya di rumah Haji Iye yang masuk wilayah Kabupaten Serang tetapi yang dapat bantuan dan yang diundang adalah ponpes dan madrasah dari Cilegon. Ini kan aneh,” tuturnya, Sabtu (19/9/2020).

Isro menyarankan agar Yandri langsung turun saja menjadi Ketua Timses Iye-Awab di Cilegon, kompetisinya jangan malu-malu dan jangan setengah-setengah.

“Jadi saran saya, saudara Yandri lebih baik langsung turun jadi ketua timses. Ini bukan pileg tetapi pilkada,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu sumber di Kementerian Agama Cilegon yang enggan disebutkan namanya mengatakan, apa yang dilakukan Yandri itu sebuah kekeliruan.

“Pak Yandri itu engga boleh begitu, itu harus langsung ke pondok yah, ngambilnya juga langsung pihak pondak ke Bank BNI. Cuma itu dientertaint saja sama beliau seakan-akan disitu,” tutur sumber saat dihubungi, Jumat (18/9/2020).

Ia mengungkapkan, bantuan pondok pesantren itu wikay Kemenag pusat, tidaj ada kaitannya dengan Kemenag kabupaten/kota.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Yandri Susanto belum terkonfirmasi. Padahal, konfirmasi melalui WhatsApp sudah dikirimkan dan sudah ceklis biru dua tanda bahwa pesan sudah dibaca.

Zainal Mutakin

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: