Bakamla KN Belut Laut Amankan Kapal dan 35 Ton Solar Ilegal

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Badan Keamanan Laut (Bakamla) KN Belut Laut-406 berhasil mengamankan 35 ton HSD (BBM jenis Solar) tanpa surat dan dokumen lengkap yang diangkut Kapal SPOB Noah 99 di Perairan Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Selasa (19/11/2019).

Letda Bakamla Pradhiptya Khrisna, dalam keterangan tertulis mengatakan, pada saat melaksanakan patroli di Perairan Bojonegara menggunakan Sea Rider sekitar pukul 22.40 WIB, pada posisi koordinat 05 56’800″ S-106°07’500E mendeteksi kontak sebuah kapal yang sedang berlayar. Diduga kapal tersebut kapal pengangkut minyak.

Ketua Tim Pemeriksa selanjutnya memerintahkan untuk melakukan pengejaran menggunakan Sea Rider.

Sekitar pukul 23.00 Sea Rider melakukan pemeriksaan terhadap Kapal SPOB Noah 99 pada koordinat 05°55’730″ S 106 07’642″ E.

“Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan pada pukul 00.45 WIB, Kapal SPOB Noah 99 yang membawa muatan sebanyak lebih kurang 35 ton HSD diketahui tidak memiliki dokumen muatan,” katanya.

Berdasarkan informasi dari Nakhoda bernama Hasan Basir, Kapal SPOB Noah 99 berlayar di Perairan Bojonegara setelah mengambil BBM jenis Solar dari Tuboat Momentum 8, untuk kemudian diangkut kembali ke pangkalan di Pulau Kali, Bojonegara.

Sementara itu, Laksamana Pertama Bakamla, NS Embun dalam konferensi pers, Kamis (21/11/2019) mengatakan,  ketika Kapal SPOB Noah 99 diperiksa, ada sebuah tagboat yang menempel dan diduga sedang melakukan kegiatan ilegal.

“Saat dilakukan pemeriksaan tagboat itu bergerak. Kalau melihat pegerakannnya memang mereka ini hanya beroperasi di wilayah sini saja, Lampung, Cilegon dan lain-lain. Manakala kita melihat ada dugaan hal-hal yang sifatnya ilegal yang dilakukan oleh kapal apapun, kita akan melakukan penahanan dan melakukan penyelidikan awal,” kata Direktur Operasi Laut Bakamla, Kamis (21/11/2019).

Direktur Operasi Laut Bakamla, Laksamana Pertama, NS Embun

NS Embun juga mengatakan, dari pemeriksaan awal yang dilakukan, kapal memang memiliki dokumen yang lengkap, namun dokumen muatan yang berupa BBM jenis Solar tersebut tidak memiliki dokumen yang lengkap.

“Saat ini hasil yang kami sonding awal ada sekitar 35 kilo liter, nanti pendalaman akan ada di penyidikan yang dilakukan oleh stakeholder kita. Untuk dokumen mereka saat ini untuk dokumen kapal lengkap, tetapi berkaitan dengan muatan, yang kita temukan beberapa dokumen tidak ada, sehingga patut kita duga melakukan tindakan ilegal,” tuturnya.

Atas tindakan tersebut, Nahkoda dan Kapal SPOB Noah 99 diduga melanggar tindak pidana berlayar tanpa dilengkapi surat atau dokumen kapal, melanggar Pasal 53 Butir b dan d, Junto Pasal 23 pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas.

Zainal Mutakin

Categories
Serang

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: