Auning Ratusan Juta di Area Kuliner Alun-alun Cilegon Roboh Timpa Warung

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Hujan lebat yang mengguyur Kota Cilegon pada Sabtu malam hingga Ahad subuh, mengakibatkan Auning yang baru saja berdiri di area kuliner Alun-alun Kota Cilegon roboh dan menimpa salah satu warung milik Ibu Femi.

Dari pantauan beritakarya.co.id di lapangan, salah satu penyangga atap auning yang diketahui baru saja selesai dibangun dan dipasangi terpal untuk melindungi pengunjung dari panas dan hujan di tempat kuliner tersebut, bengkok dan patah, Ahad (29/12/2019).

Auning di area kuliner Alun-alun Kota Cilegon yang diketahui bernilai ratusan juta tersebut, memiliki rangka yang tampaknya tidak kuat menyangga terpal. Tampak jelas terlihat sambungan tiang penyangga atap yang patah.

Femi, pemilik warung yang tertimpa tiang penyangga atap auning tersebut mengatakan, dirinya baru saja mengetahui kejadian tersebut pada pagi hari dari salah seorang penjaga di Alun-alun Cilegon.

“Iya tadi pagi dapat info dari yang jaga di Alun-alun. Kejadiannya sekitar jam 3 pagi,” kata Femi, saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Femi juga mengatakan, terpal pada atap auning tersebut diketahui baru dua hari terpasang.

“Udah dua kali ini kejadian. Yang pertama tiangnya itu cuma bengkok, yang kedua ini sampai roboh nimpa warung saya. Kan kalau begini jadi takut juga jualannya,” ujar Femi.

Kejadian tersebut, lanjut Femi, sudah dilaporkannya kepada pihak Disperindag Cilegon sebagai pihak yang menaungi paguyuban pedagang di Alun-alun, serta kepada pihak Dinas Perkim yang merupakan penanggungjawab pembangunan auning.

“Tadi kita sudah beritahu ke pak Dikrie (Kepala Disperindag Cilegon) dan udah ditembusin juga ke Pak Azis (Kepala Dinas Perkim Cilegon). Mudah-mudahan segera ada solusi. Yang pasti kerugian ada, karena warung saya yang ketimpa, tapi belum cek berapa kerugiannya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Mulyana, suami dari Femi pemilik warung. Dengan kejadian tersebut dirinya merasa khawatir atas keselamatan pedagang dan pengunjung di area kuliner Alun-alun Cilegon.

“Keselamatan pedagang dan pengunjung juga harus diutamakan. Ini kejadian sudah kedua kalinya. Sebelumnya disaat berjualan rangka atapnya meleot (bengkok) dan nyaris roboh. Kalau tidak salah pas malam Jum’at, 2 minggu lalu. Tapi cepet ketahuan dan akhirnya pedagang dan pengunjung pada minggir,” ujar Mulyana.

Mulyana secara tegas mengatakan, pihak yang melaksanakan pekerjaan dan penanggungjawab tempat tersebut dapat segera memperbaiki dan memperhatikan keselamatan para pedagang dan pengunjung are kuliner Alun-alun Cilegon.

“Jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Pengerjaan proyek juga harus mengedepankan faktor keselamatan dalam perencanaannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon, Azis Setia Ade mengaku belum mendengar kejadian robohnya auning yang berada di Alun-alun Kota Cilegon tersebut.

“Aduh saya baru tahu informasi tersebut. Nanti deh saya tanya Pak Edi (Kabid Sarana Dan Arsitektur Disperkim) yah,” katanya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: