ASN Cilegon Dilarang Mudik

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberlakukan larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat demi menekan penyebaran virus corona (Covid-19) ke banyak daerah....

Menanggapi larangan tersebut, Walikota Cilegon, Edi Ariadi langsung mengeluarkan surat Instruksi Walikota nomor 7 tahun
2020, tentang Perubahan Atas Intruksi Walikota Cilegon nomor 5 tahun 2020, tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemkot Cilegon.

Instruksi Walikota Cilegon yang ditandatangani Edi Ariadi dan mulai berlaku sejak tanggal 21 April 2020 tersebut, berisi tentang larangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, bagi ASN (Pegawai Negeri Sipil) di Lingkungan Pemkot Cilegon.

“Saya sudah tanda tangan, serius ini yah. ASN engga boleh sembarangan mudik. Kan ada sanksinya 100 juta itu. Yang jelas, kami sudah membuat instruksi kaitan dengan larangan mudik bagi ASN,” kata Edi ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Selasa (21/4/2020).

Edi dengan tegas mengatakan, akan memberikan sanksi kepada ASN yang tidak mengindahkan instruksi tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Sesuai dengan imbauan dari Pak Jokowi. Saya instruksikan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) jangan sembarangan ngasih izin dan sebagainya. Terserah dia mau nurut, mau engga, saya akan kenakan sanksi 53 (sesuai PP nomor 53 tahun 2020, red),” ujarnya.

Selain itu, sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Edi juga mengiimbau kepada masyarakat Kota Cilegon untuk tidak mudik selama pandemi Covid-19 demi pencegahan penyebaran virus.

“Ikuti edaran sebelumnya dong kalau buat masyarakat. Kalau memang lebih bagus tidak mudik kan lebih enak,” tuturnya.

Dengan telah ditetapkannya larangan mudik oleh Presiden Jokowi pada Hari Raya Idul Fitri, Edi berharap masyarakat di Kota Cilegon mematuhi keputusan tersebut.

“Saya ingin masyarakat tuh patuh terhadap himbauan yang dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade mengatakan, Instruksi Walikota tersebut terkait dengan adanya perpanjangan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi para ASN.

Dimana WFH bagi para ASN di Lingkungan Pemkot Cilegon selama masa pandemi Covid-19 diperpanjang hingga 19 Mei 2020.

“Edarannya nanti baru disebarkan besok ke seluruh OPD. Intinya sih melanjutkan edaran sebelumnya terkait dengan perpanjangan WFH sampai dengan 19 Mei, sehingga dibuatlah instruksi yang baru,” kata juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Untuk pengawasan terhadap instruksi Walikota Cilegon tersebut, kata Aziz, akan diserahkan kepada masing-masing Kepala OPD.

“Yah, kepala dinasnya lah nanti yang harus memantau semua stafnya yang di WFH kan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah menyatakan akan melarang mudik untuk masyarakat selama pandemi Covid-19 melalui siarang langsung akun YouTube Setpres pada Selasa 21 April 2020.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: