Andika Terima LHP BPK Atas LKPD 2020, Pemprov Banten Kembali Raih WTP

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Pemprov Banten kembali raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI....

Opini WTP yang diberikan BPK RI terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran (TA) 2020 merupakan raihan kelima kali secara beruntun setelah meraih opini tersebut sejak tahun 2016.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy, dalam sambutannya di Rapat Paripurna DPRD Banten dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemerikasaan (LHP) BPK atas LKPD Pemprov Banten 2020, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan bimbingan tim pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Banten.

“Pemprov Banten mengucapkan terima kasih kepada tim pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Banten, atas kerjasama yang telah terbina dengan baik selama ini serta bimbingan dan saran-saran perbaikan atas kekurangan-kekurangan yang masih terdapat dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah selama masa pemeriksaan,” kata Wagub Andika di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banten, Kota Serang, Senin (24/5/2021).

Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Banten, Andra Soni tersebut, Wagub Andika secara resmi menerima LHP BPK RI atas LKPD Pemprov Banten 2020 yang diserahkan oleh Anggota VI BPK RI, Hari Azhar Azis.

Diungkapkan Andika, sebagaimana diamanatkan UU 17/2003 tentang Keuangan Negara dan UU 23/2014 beserta perubahannya tentang Pemerintahan Daerah, Pemprov Banten telah melaksanakan kewajiban untuk menyerahkan LKPD kepada BPK Perwakilan Provinsi Banten lebih awal yaitu pada 8 Februari 2021 untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut Andika, setelah hampir kurang lebih 2 bulan, BPK Perwakilan Provinsi Banten telah melakukan pemeriksaan, dengan hasil yang menyebutkan laporan keuangan tersebut telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

“Baik dari aspek pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan juga dari sisi kesesuaian penyajiannya,” tuturnya.

LHP BPK tersebut, kata Andika, selanjutnya akan menjadi bahan bagi Gubernur dalam menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 kepada DPRD Banten melalui sebuah rancangan peraturan daerah.

Adapun terkait temuan-temuan pada LHP BPK RI, kata Andika, Pemprov Banten telah menetapkan rencana aksi untuk menindaklanjutinya.

Rencana aksi dimaksud, lanjut Andika, diantaranya memerintahkan penyetoran atas kerugian daerah dengan segera tanpa harus menunggu batas waktu yang telah ditentukan. Andika bahkan mengklaim kerugian daerah dimaksud sudah seluruhnya disetorkan ke kas daerah.

“Gubernur juga telah membuat teguran kepada para pejabat terkait agar selalu mematuhi ketentuan perundang-undangan pada setiap tahap pengelolaan keuangan maupun pengelolaan barang milik daerah,” ucapnya.

Lebih jauh Andika mengaku, pihaknya sudah menginstruksikan Sekretaris Daerah Pemprov Banten, Al Muktabar beserta jajaran, untuk selalu meningkatkan pengendalian internal khususnya terhadap hal-hal yang  menjadi catatan dan rekomendasi BPK RI dalam LHP dimaksud.

“Catatan-catatan tersebut diantaranya pengelolaan belanja tidak terduga, penatausahaan kas daerah, pengelolaan bagi hasil pajak, dan administrasi pengelolaan barang milik daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota VI BPK RI Hari Azhar Azis mengatakan, secara prinsip LHP pemerintah daerah akan dinyatakan WTP apabila temuan BPK menyebutkan kurang dari 3-5 persen.

“Kami di pusat bersama Presiden (Presiden RI Joko Widodo) dan DPR terus mengkaji persentase ini. Tapi untuk sekarang kalau temuan kurang dari 3-5 persen LHP dinyatakan dapat dipertanggung jawabkan,” kata Hari.

Hari mengakui, bahwa pada era sekarang ini pemeriksaan LHP pemerintah dan pemerintah daerah di Indonesia masih difokuskan pada pertanggungjawaban pengelolaan keuangan.

“Nanti jika memang tahap ini kita sudah selesai, ke depan kami sedang mengkaji bagaimana opini LHP ini korelasinya dengan kesejahteraan masyarakat atau azas kemanfaatannya,” pungkasnya.

Uploader: Zainal Mutakin

Categories
Banten

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

LOWONGAN

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: